by: Faye
Begitulah notifikasi dari sisi penerima. Sang kurir langsung menuju kantor ekspedisi Astral untuk pengiriman hari ini. Kantor ekspedisi lebih sepi hari ini, rasanya juga lebih santai. Sampai sang surya hampir terbenam pun di luar masih terang benderang dengan warna yang hangat.
Sang kurir berhenti di Agensi Astral Pro. Aneh, tidak ramai seperti biasanya.
“Untuk Choi Jang Mi?” sang penjaga gerbang bertanya.
“Ya, seperti biasa, mungkin,”
“Serahkan padaku,”
“Tidak, biar aku saja,”
Merekapun berebut paket tersebut dan sang kurir berhasil memasukkan sepaket surat itu ke elevator rahasia gedung Agensi Astral.
“Sialan!” gerutu sang kurir saat menganggap elevator mini rahasia resebut terungkap oleh sang penjaga gerbang karena hanya ia, presiden agensi, dan seorang leader grup idol yang mengetahuinya.
“Aku juga tahu seluruh lapisan dari dunia ini,”
“Tch,”
Sang kurir langsung pergi dari tempat itu. Ia tak menyangka bisa bertemu dengan sialan yang satu itu. Benar kata idol-idol kucing yang pernah menghadapinya malam-malam itu. Namun aku juga tak menjumpai satupun kucing atau hewan-hewan lain **yang ada di gedung ini.
“Pesananku sudah sampai ya?” tanya seseorang yang mengamati dari ketinggian.
Sang kurir tiba di gedug Blibliotech dan langsung pergi ke attic sesuai catatan pada paket. Ia menghela napas sebelum mengetuk pintu loteng. Rasanya ada yang janggal pada paket terakhir hari ini. Ada yang membukakan pintu sebelum tangannya itu mengetuk pintu.